Pengertian Indeks Glikemik dan Muatan Glikemik (Glychemic Load)

Indeks glikemik (glycemic index/GI) Adalah besaran angka yang digunakan untuk mengukur kecepatan makanan diserap tubuh menjadi gula darah. Semakin tinggi indeks glikemik, semakin cepat dampaknya terhadap kenaikan gula darah. Cara menentukan indeks glikemik suatu makanan adalah dengan cara memberi subyek (manusia) diberi porsi makanan tunggal, kemudian gula darah mereka diukur setelah waktu tertentu. Itulah nilai klikemik indek makanan dimaksud.

Muatan glikemik (glycemic load)
Adalah ukuran potensial sebuah makanan pengaruhnya terhadap gula darah ketika dikonsumsi. Sebuah makanan mungkin memiliki indeks glikemik tinggi tetapi jika kandungan karbohidrat per rata-rata penyajian tidak berlebihan, maka tidak akan berdampak signifikan pada gula darah. Dalam hal ini maka muatan glikemik makanan tersebut adalah rendah

Perhitungan muatan glikemik dilakukan dengan cara melakukan perkalian atas indeks glikemik suatu makan dengan jumlah karbohidrat non-serat dalam satu porsi, hasil perhitungannya bagi dengan 100.

Kriteria muatan glikemik

  • Tinggi : 20 ke atas
  • Medium : 10-19
  • Rendah : kurang dari 10

Kriteria glikemik indeks

  • Rendah : kurang dari 56
  • Medium : antara 56 s.d. 69
  • Tinggi : diatas angka 69.

Contoh indeks glikemik beberapa bahan makanan misalnya cola 90, apel 54, gula kelapa 35.

Pilihlah bahan makanan yang memiliki indeks glikemik yang rendah, sehingga aman dikonsumsi harian dalam jumlah yang cukup. Namun demikian, apabila anda baru saja olah raga atau buka puasa dan membutuhkan glukosa dalam jumlah cukup, maka bahan makanan dengan indeks glikemik medium dapat dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan gula tubuh anda.

Sumber